jakarta..oh…jakarta

Melihat kendaraan bermotor berduyun-duyun mengisi ruagn kosong di jalanan Jakarta, ingatanku kemabali melayang pada waktu pertama kali aku ke Jakarta. Waktu itu aku masih kecil, melihat jalanan Jakarta yang super duper macet, akupun bersumpah, tidak akan tinggal di Jakarta….kemudian ingatanku kembali pada sosok Dana, yang menceritakan kehidupa Jakarta, bahwa di Jakarta yang dipertaruhkan bukan lagi jarak melainkan waktu…kenapa? Karena yang bisa jadi jaraknya hanya pendek, namun harus ditempuh dalam waktu berjam-jam karena MACET.

Namun apalah diriku hari ini?? Aku menjadi korban sekaligus tersengka pelaku kemacetan!!!!

Sekali lagi aku berpikir…mengapa tiba-tiba manusia menjadi banyak, membutuhkan pekerjaan, namun kadang meminta pekerjaan yang nyante..ataukah..memang demikian, ataukah mutu manusia sudah berkurang?? Perumpamaannya jika dulu pekerjaan A hanya perlu dikerjakan oleh satu orang, saat ini pekerjaan A ini harus dikerjakan oleh lima orang, sehingga pekerjaan ini hanya menjadi A/5.

Atau bisa jadi waktu menjaid semakin pendek, sehingga memang harus dibagi-bagi??

 

Analisisku masih sangat dangkal, mohon dilengkapi.

One response to “jakarta..oh…jakarta

  1. hemmmm, kayaknya kamu pertama kali ke Jakarta bareng aku ya, Ka?😉
    aku dulu, waktu kuliah, juga bersumpah gak akan pernah mau tinggal di Jakarta! tapi, apa mau dikata, tak ada pilihan lain, aku harus berkutat dengan kemacetan & polusinya demi sesuap nasi! ;p
    hampir dua tahun aku di Palembang…dan aku merindukan Jakarta! pffff… ;p what’s the feeling like this???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s