AKU SAKIT OLEH KEKUATAN KATA-KATA

Aku sakit…sakit sekali…perih…hiks..hiks.., custom message inilah yang aku tulis maghrib tadi setelah bertemu pak fatoni dan dikira saya sakit., hari ini cuma makan mie dan batagor, tidak ada makan nasi hingga malam tadi. Hanya makan gorengan lalu makan nasi, mampir di Ceria beli “you C 1000”.

Yang tejadi kemudian…saya sakit..perih sekali…bukan hanya perut tapi nyeri punggung sebelah kiri yang sudah saya rasakan sejak kemaren..sama sekali tidak bisa tidur. Hingga jam 12 malam saya hanya berguling-guling tidak jelas…anehnya, malam menemani saya dengan segala riuh rendah yang jarang saya dengarkan. Di seberang rumah ada suara palu dipukul-pukul bedrganti-gantian. Hingga selarut itu para tukang bangunan masih bekerja, mengejar deadline mungkin. Kemudian banyak suara di luar yang menemani di tengah kesakitan itu. Hingga aku taktahan dan memutuskan untuk wudhu dan kembali mengisi perut, namun apa daya..sakit takberhenti…perut melilit dan punggung semakin nyeri…tiba-tiba tepat di tengah malam, suara gemuruh angin, kencaaang sekali, seperti berputar-putar di antara atap rumah, riuh rendah suaranya…riuh sekali, bisa kau bayangkan, pusara angin yang kencang ditambah dengan atap seng yang terbuka karena paku lepas…suaranya …gledeng-gledeng-gledeng…dan tiba-tiba hujan….

Ya RObbi…tolonglah hamba, ampuni hamba…beberapa kali air hujan menyiram wajah, karena memang jendela paling atas terlalu tinggi untuk dijangkau untuk ditutup…aku hanya memohon, izinkan saya tidur…Alhamdulillah…tidak berapa lama, setelah saya berselimut…saya tidur dengan baik, walau saya sadar, saya tidak berpindah posisi dalam tidur malam itu, menahan perih di perut saya.

Sama sekali tidak menyangka saya bisa sesakit dan seperih ini…periiiih sekali..dan sakit sekali….apa pemicunya…akhirnya saya ingat, tulisan saya tersebut…tulisan yang terasa sangat menyedihkan dan memerikan, bahkan ada teman yang bertanya..”kenapa mbak, sakit apa?” hingga diualng dua kali….namun saya tidak dapat menjawab apa-apa karena belum terjadi indikasi nyata bahwa saya sakit…hanya memfollow up-I apa yang dinyatakan pak Fatoni (bahwa dia mengira saya sakit). Ingatlah..tulisan adalah senjatamu,…dia wakilmu sebagai mulut. Kekuatan sugestinya luar biasa…maka berpikirlah positif selalu karena dia akan menuntunmu menuju kepada segala hal yang mambawamu pada kebaikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s