MENULIS

Sungguh menakjubkan Allah itu

Perintah pertama yang diberikan kepada manusia adalah IQRA..bacalah, konon memiliki arti perintah membaca ilmu pengetahuan, namun bukan hanya itu saja bacalah segala hal yang ada di sekitarmu, karena dari semua itu terdapat tanda-tanda kebesaran Allah yang akan membawa kesejahteraan bagi dunia dan manusia.

Saya hanya jngin bercerita mengenai bacalah dengan pasangannya menulis secara letter luks. Mambaca berarti mengeja huruf-huruf hingga terangkai menajdi sebuah kata dan kata terangkai menjadi sebuah kalimat. Dengan membaca kita mengetahui apa yang ada dalam tulisan itu. JIka sebuha kejahatan, maka dia akna mengetahui jkejahatan, jika kebiakn ia akan tahu kebaikan. Ya minimal tahu.

Evolusi kemudian terjadi, dengan kekuatan baca yang sedmikian dahsyat, maka sebenanrnya terdapat kekuatan yang lebih dahsayat lagi, yakni menulis. Dari menulis seorang penulis dapat mempengaruhi pembaca dengan apa yang dipikirkannya dan menyebarkan pengetahuan yang dimilikinya, namun ternayata menulis juga masih kurang dahsyat, karena yang lebih dahsayat adalah kekuatan berpikir di balik tulisan itu.

Menulis perlu dilakukan karena tulisan ternyata daoat menceritakan banyak hal dari sisi oenulis, dan dengan menulis, penulis bisa menceritakan apa yang dirasakan, nah di sinilah kemudian muncuk buju harian yang dalam teorinya adalah buku yang paling pribadi dari sesorang. Kemudian ada catatan hati,,nah mungkin inilah catatan tulisan tertinggi yang dimiliki oleh semua orang.. (membatin) namun tidak terunagkap dalam bentuk tulisan.

Tulisan kemudian menjadi wahana yang sangat menarik, wahan untuk mengaktualisasikan diri, dan untttuk menceritakan apa yang ingin diceritakan, sebagai bagian dari kisah hidup sesorang. Seperti orang yang hendak meninggal yang bersusah payah menuliskan wasiat, atau orang yg sakit keras dan merasa waktu yang dimilikinya untuk berdaya tinggal sebenatra lagi (one liter of tears), maka dia tulis semua perasaaan yang dialaminya. Dan dari tulisan dia semua orang dapat merasakan apa yang dirasakan dan mengerti. Begitu juga tulisan dalam surat yang sering ditelikungkan oleh pihak ketiga sering membuat pasangan keksaih tidak dapat menyatu.

Serba-serbi menulis, kata Asma nadia, menulislah karena dengan menulis kau akan mengingat hari-hari di mana kau merasakan hal-hal yang tidak dapat kau ulang kembali. Bisa dikatakan menulis menjadi sebuah rekam jejak dan penghisab apa yang telah kita lakukan, masih ingatkan dengan buku catatan, walau sebenanrya kita punya teks book nya tapi catatan lebih penting. Ya itulah kekuatan tulisan yang bercampur dengan egoism dan kepercayaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s